ID
Penerapan Program SMP di CPB Pondsite Lampung.
15 Agustus 2016

 

PT. CP Prima sejak bulan Maret 2016 mulai menerapkan program SMP (Sipon laba-laba, Modifikasi Kincir, dan Partial Harvest) di tambak udangnya. Diharapkan melalui program ini, produktifitas tambak akan semakin meningkat. Program SMP diterapkan terkait dengan munculnya masalah budidaya seperti kualitas air, ketersediaan oksigen serta menghindari terjadinya mortalitas.

Dengan sipon laba-laba, petambak bisa melakukan sipon hanya dengan membuka pipa saluran pembuangan air, bisa dikerjakan kapan saja dengan hasil sipon yang optimal. “Dengan sipon ini kualitas air di tambak dapat terjaga dengan baik dan dasar tambak menjadi bersih, ” ujar Yohanes Kristianto, Head of Aquaculture Support.

Modifikasi kincir juga diterapkan Tim Aqua dengan tujuan menghasilkan oksigen terlarut yang sangat dibutuhkan udang. Sedangkan partial harvest dimaksudkan untuk mengatasi masalah populasi udang yang padat, sehingga udang yang tersisa di tambak memungkinkan bisa tumbuh dengan lebih baik.

Program yang sudah disosialisasikan sejak Februari 2016 ini disambut baik oleh petambak. “Saya tidak merasa ragu sedikitpun dari Program SMP. Dengan menerapkan metode ini, budidaya udang yang saya kerjakan bisa mencapai tonase lebih dari 4 ton, dan udang yang dipanen beratnya lebih dari 15 gram, dengan feed convertion ratio (FCR) dan DOC bisa melampaui standard yang telah ditetapkan, sehingga budidaya udang yang saya kerjakan bisa meraih untung,” aku petambak plasma Blok 71 Tanjung Krosok Sugiyono. Tarpin A Nasri (tarpin.nasri@cpp.co.id)

Sipon laba-laba, Modifikasi Kincir, dan Partial harvest