ID
BNI Gandeng CP Prima Sejahterakan Petambak Udang.
20 Oktober 2016

Jakarta. PT. Bank Negara Indonesia Tbk. (BNI) bekerjasama dengan PT, Central Proteina Prima dan BUMDes, mengembangkan perekonomian para petambak udang di Provinsi Lampung. Melalui  kerjasama tiga perusahaan tersebut para petambak memperoleh kepastian pembiayaan dan pasar yang dapat menampung udang hasil panen mereka.

BNI juga memperluas jaringan hingga lebih mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat petambak udang , dengan mengangkat BUMDes sebagai agen-agen Laku Pandai BNI.

Penandatangan perjanjian kerjasama antara BNI dengan pihak swasta, dalam hal ini perusahaan pengembang tambak udang PT. Central Proteina Prima dan BUMDes Negeri Jaya Empat Enam dilaksanakan di Lampung Timur pada tanggal 18 Oktober 2016. Penadatangan tersebut dilakukan oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendesa PDDT) Eko Putro Sandjojo dan Wakil Direktur Utama BNI Suprajarto.

Pada kesempatan yang sama, BNI menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada petambak atau BUMDes untuk memastikan jalannya usaha pertambangan udang dilevel bawah. Untuk meningkatkan kapasitas BUMDes, BNI juga memberikan sertifikat pengangkatab BUMDes tersebut sebagai agen 46 atau Agen Laku Pandai yang dikembangkan oleh BNI dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mengembangkan literasi dan inklusi keuangan di daerah yang memiliki akses terbatas ke lembaga keuangan.

Dalam perjanjian kerjasama ini , CP Prima akan bertindak sebagai main off taker atas hasil panen, serta akan memberikan bantuan tekhnis budi daya kepada para petambak mitra binaan CP Prima. BNI berperan dalam menawarkan fasilitas kredit dan jasa perbankan lainnya kepada BUMDes dan atau petambak binaannya sesuai  ketentuan yang berlaku di BNI. BUMDes berperan sebagai wadah pengatur kegiatan para pelaku usaha tambak udang, serta mengkoordinir petambak dalam melakukan kegiatan budi daya tambak udang.

Pada kesempatan itu BNI menyalurkan KUR kepada 30 orang sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi bawah. Lima dari penerima KUR tersebut adalah petambank udang yang bermitra dengan CP Prima masing-masing menerima KUR sebesar 310 juta.

“Pemberian KUR kepada petambak udang, petani tebu dan peternak sapi, ini sesuai dengan program prioritas pemerintah, yaitu fokus kepada pertanian (termasuk peternakan dan perkebunan) serta kelautan dan kemaritiman. Kedepan BNI fokus pada program prioritas tersebut termasuk sektor pariwisata dan manufaktur” terang Suprajarto dalam siaran Pers yang diterima Investor Daily.

BNI juga menyalurkan KUR kepada 10 orang petani jagung yang bermitra dengan PT. Vasham Kosa Sejahtera masing-masing menerima 3 sampai 13 juta per orang.

Selain itu terdapat lima petani penggemukaan sapi dan lima petani pengembangan tebu yang mendapatkan KUR BNI. Kelima petani penggemukan sapi tersebut merupakan mitra PT.Great Giant Livestock yang juga menandatangani perjanjian kerjasama dengan BNI. Demikian juga lima petani tebu yang menjadi mitra dari PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) VII Distrik Bunga Mayang . PT. PTPN VII Distik Bunga Mayang juga menandatangani perjanjian kerjasama dengan BNI. (th).  

Penyerahan KUR kepada Patambak Binaan CP Prima.