ID
KOMITE AUDIT
Perusahaan telah membentuk Komite Audit untuk membantu Dewan Komisaris dalam mengevaluasi dan memastikan proses internal dan eksternal audit perusahaan telah dilakukan sesuai dengan ketentuan standart yang berlaku.

Komite Audit diatur dalam Piagam Komite Audit. Profil anggota Komite Audit adalah sebagai berikut.

DJOKO M. BASOEKI  

Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi

Dr. SUROSO, Ak.

Anggota / Member

Warga negara Indonesia, lahir di Tangerang pada tanggal 1 Juni 1954.Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia, Jakarta dan meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Persada Indonesia YAI. Sebelumnya beliau sempat menjadi Commercial Partner untuk Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs. Suryanto Gunawan sejak 1992 – Desember 2003 dan KAP Dedy Zeinirwan Santosa sejak tahun 2004 – 2007. Di saat yang bersamaan, beliau juga merupakan Direktur Utama SR Management Consultant sejak 1992, anggota komite audit PT Intraco Penta Tbk. sejak tahun 2001, Dosen di Universitas Surapati sejak 2006 dan Associate Partner untuk KAP. Liasta Subakti & Partner sejak tahun 2007.

HENDRA NUR SALMAN 

Anggota / Member

Warga negara Indonesia, lahir di Jakarta pada tanggal 22 May 1963. Beliau meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Indonesia di tahun 1988 dan kemudian meraih gelar Magister Manajemen dari PPM Graduate School of Management, Jakarta di tahun 1999. Sebelum bergabung dengan CP Prima, beliau sempat menjabat sebagai Auditor Senior di Kantor Akuntan Publik Drs. Dharmawan & Co, sejak 1987 – 1989, Akuntan di Divisi Controller Deutsche Bank AG sejak 1990 – 1993, Koordinator Keuangan Fdi Angsana Resort, Spa & Golf - Bintan Riau, Group Banyan Tree Resort dari 1999 – 2001 dan General Manager Keuangan PT M2M Indonesia sejak 2001-2004.

Berikut Laporan Komite Audit akhir tahun 31 Desember 2014 :

  1. Komite Audit telah melakukan tugasnya dengan baik dalam memonitor internal audit perusahaan, kebijakan manajemen dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Hasil rekomendasi yang telah dituangkan dalam laporan internal dan eksternal, termasuk rencana audit operasional untuk mengevaluasi kebijakan manajemen dan mempromosikan program efisiensi dan efektifitas perusahaan dalam melaksanakan rencana kerjanya melalui cara-cara yang berkelanjutan, harus tetap dioptimalkan.

  2. Komite Audit telah melakukan review terkait dengan kepatuhan perusahaan terhadap kebijakan yang berlaku di pasar modal beserta peraturannya.

  3. Komite Audit telah melakukan pertemuan dengan Komisaris dan Direksi untuk membahas Laporan Financial yang diterbitkan.

  4. Komite Audit telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan paket remunerasi total bagi Dewan Komisaris dan Direksi dengan kesimpulkan bahwa prosedur yang diterapkan sudah sesuai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan.